
Workshop Laparoscopic Suturing for Beginner, Tingkatkan Presisi dan Kepercayaan Diri dalam Bedah Minimal Invasif
Malang Reproductive Training Center (MRTC) sukses menyelenggarakan workshop intensif berbasis hybrid dan Hands-On praktik dengan dry lab juga wet lab pada tanggal 20 – 23 Mei 2026 untuk membekali para dokter spesialis SpOG dalam menguasai keterampilan dasar laparoscopic suturing.
Malang, 01 Juni 2026
Dalam era perkembangan bedah minimal invasif yang semakin pesat, kemampuan laparoscopic suturing menjadi salah satu keterampilan fundamental yang wajib dikuasai oleh Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (SpOG). Menjawab kebutuhan tersebut, Malang Reproductive Training Center (MRTC) menghadirkan Workshop Laparoscopic Suturing for Beginner, sebuah pelatihan intensif yang dirancang khusus untuk dokter SpOG yang ingin memperkuat keterampilan dasar laparoskopi secara sistematis dan aplikatif.
Workshop ini dilaksanakan pada tanggal 20–23 Mei 2026 yang dikemas dalam konsep hybrid. Sesi teori dan pemaparan materi dilaksanakan secara daring (online) pada tanggal 20-21 Mei 2026. Sementara itu, sesi praktik intensif (hands-on/offline) digelar pada tanggal 22-23 Mei 2026 bertempat di Kantor MRTC, Jalan Telasih No. 01 Kota Malang.
Dengan konsep pembelajaran komprehensif yang memadukan teori, demonstrasi teknik, live discussion, hingga sesi hands-on dry lab dan wet lab. Pada sesi wet lab, tim MRTC menggunakan media, berupa :
Balon air yang menyerupai kista
Balon bulat menyerupai usus
Balon panjang menyerupai tuba
Pentil menyerupai ureter
Buah jeruk menyerupai miom
Buah pisang menyerupai miom
Diseksi dada dan paha ayam yang menyerupai diseksi rongga pelvis dan repair
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan dibatasi hanya untuk 7 peserta guna memastikan proses pembelajaran berlangsung optimal serta interaktif.
Pelatihan ini menghadirkan para instruktur berpengalaman di bidang laparoskopi dan fertilitas reproduksi, antara lain:
dr. Hermawan Wibisono, Sp.PD
dr. I Wayan Arsana, SpOG, Subsp. FER
Dr. dr. Sutrisno, SpOG, Subsp. FER
dr. Maya Devi Arifandi, SpOG, Subsp. FER
dr. Teguh Wijoyo, SpOG, Subsp. FER.
Sesi workshop juga dipandu oleh moderator dr. Aditya Prabowo, SpOG, M.Ked.Klin., sehingga diskusi ilmiah dapat berjalan lebih dinamis dan mendalam.
Materi workshop difokuskan pada penguasaan teknik dasar laparoscopic suturing yang menjadi pondasi penting dalam tindakan operasi minimal invasif. Peserta akan mempelajari berbagai topik penting seperti basic laparoscopic suturing, penggunaan instrumen laparoskopi pada histerektomi dan miomektomi, teknik port placement dan needle handling, hingga knot tying dalam prosedur laparoskopi. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pembelajaran mengenai manajemen komplikasi, teknik diseksi jaringan, angle manipulation, serta penerapan suturing pada kasus nyata laparoskopi ginekologi.
Salah satu keunggulan utama workshop ini adalah adanya sesi praktik langsung (hands-on session) melalui dry lab dan wet lab, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat melatih koordinasi tangan, presisi gerakan, dan adaptasi visual dalam simulasi prosedur laparoskopi secara nyata. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri para dokter spesialis SpOG saat menghadapi tindakan operasi laparoskopi di ruang operasi sebenarnya.
Dengan biaya investasi sebesar Rp3.500.000, peserta memperoleh pengalaman pembelajaran eksklusif bersama instruktur berpengalaman di bidangnya. Workshop ini juga menjadi kesempatan strategis bagi dokter spesialis SpOG untuk memperluas jejaring profesional serta memperbarui keterampilan klinis sesuai perkembangan teknologi bedah modern.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, MRTC terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi tenaga medis Indonesia, khususnya dalam pengembangan kemampuan bedah minimal invasif yang presisi, aman, dan berbasis praktik klinis terkini.
Kontak Media:
WhatsApp : Arini (+62 823-3868-7357)
Email : malangreproductivetc@gmail.com


